JAKARTA - Megawati Soekarnoputri Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia - Perjuangan (PDI-P) merupakan putri dari presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Minggu (7/1) Megawati mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari partai berlogo banteng tersebut yang akan berlaga di sejumlah pemilihan kepala daerah April mendatang.
Namun disela-sela pidatonya saat mengumumkan pasangan calon gubernur dari Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimun. Mega menyingung soal ayahnya yang tak lain merupakan presiden republik Indonesia pertama yang dituduh sebagai salah satu aktor PKI sedangkan Ir. Soerkarno telah diberikan sebuah gelar oleh Nahdatul Ulama (NU) yaitu Waliyulamri Adroribisyaukah yang memiliki arti pemimpin bangsa Indonesia yang wajib dipatuhi perintah-perintahnya.
Oleh karena itu dalam pidatonya Mega mempertanyakan mengapa ayahnya dituduh sebagai bagian dari PKI "Bagaimana bapak saya diomongin PKI padahal dia itu sampai hari ini telah diberi sebuah gelar dari NU (Nahdatul Ulama)" tanya Mega. Selain itu ia juga curhat tentang partainya yang juga dituduh PKI "Sekarang turun ke PDI-Perjuangan di omongin PKI, PKI Opo toh PKI itu sampean saya bilang" tutur Mega.
Selain itu Megawati juga menegaskan bahwa partai yang ia mimpin memiliki ideologi pancasila yang selaras dengan Ideologi Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu sudah dapat dipastikan bahwa PDI-Perjuangan bukanlah PKI. Karena PKI sendiri merupakan singkatan dari Partai Komunis Indonesia sedangkan PDI-P adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar